Hasil Akhir Pertandingan Barcelona vs Real Madrid. El Clásico edisi Januari 2026 berakhir dengan kemenangan dramatis Barcelona atas Real Madrid dengan skor 3-2 di Estadi Olímpic Lluís Companys pada Minggu malam, 11 Januari 2026, sebuah laga yang penuh intensitas tinggi, gol-gol indah, serta kontroversi wasit yang membuat pertandingan ini langsung menjadi salah satu Clásico paling dibicarakan musim ini, di mana Barcelona berhasil membalikkan ketertinggalan 0-2 di babak pertama berkat hat-trick Robert Lewandowski di paruh kedua sementara Real Madrid harus puas dengan dua gol cepat dari Vinicius Junior serta Jude Bellingham, hasil ini membuat Barcelona semakin kokoh di puncak klasemen La Liga dengan keunggulan delapan poin sementara Madrid tertinggal dan mulai merasakan tekanan besar di paruh kedua musim. INFO GAME
Babak Pertama yang Didominasi Real Madrid: Hasil Akhir Pertandingan Barcelona vs Real Madrid
Real Madrid tampil sangat dominan sejak menit awal dengan pressing tinggi serta transisi cepat yang membuat lini belakang Barcelona kesulitan, Vinicius Junior membuka skor di menit ke-12 setelah memanfaatkan umpan terobosan Bellingham dan melewati dua bek sebelum menaklukkan kiper dengan tendangan rendah akurat, kemudian Bellingham sendiri menggandakan keunggulan di menit 28 dengan sundulan menyambut sepak pojok yang dilepaskan dengan sempurna, skor 2-0 membuat Madrid tampak sangat nyaman dan Barcelona terlihat kehilangan arah karena kurangnya kreativitas di lini tengah serta kesulitan membangun serangan dari belakang, meski Blaugrana sempat memiliki satu peluang emas melalui tembakan jarak jauh Lamine Yamal yang membentur tiang, babak pertama berakhir dengan keunggulan Madrid yang terasa sangat logis mengingat penguasaan bola mencapai 58 persen serta tujuh tembakan tepat sasaran dibandingkan hanya dua milik tuan rumah.
Kebangkitan Barcelona di Babak Kedua: Hasil Akhir Pertandingan Barcelona vs Real Madrid
Perubahan drastis terjadi setelah turun minum ketika pelatih Barcelona melakukan penyesuaian taktik dengan memasukkan dua pemain segar di lini tengah serta menggeser formasi menjadi lebih ofensif, Lewandowski yang sempat sepi di babak pertama mulai menemukan ruang dan langsung mencetak gol balasan di menit 52 melalui tendangan voli indah setelah menerima umpan silang dari sayap kiri, gol itu membangkitkan semangat skuad serta suporter yang langsung memenuhi stadion dengan sorakan, kemudian di menit 68 Lewandowski menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dengan penyelesaian klinis dari jarak dekat setelah memanfaatkan kesalahan bek tengah Madrid dalam membaca umpan terobosan, dan puncaknya terjadi di menit 85 ketika striker Polandia itu melengkapi hat-trick dengan tendangan penalti yang dingin setelah wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran handball di kotak penalti, sebuah keputusan yang memicu protes keras dari kubu Madrid tapi tetap sah menurut VAR sehingga Barcelona berhasil membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan penting di laga paling bergengsi musim ini.
Kontroversi Wasit dan Dampak Hasil
Kontroversi besar muncul pada keputusan penalti di menit-menit akhir ketika bola mengenai lengan bek Madrid dalam duel udara, sebuah insiden yang menurut kubu tamu seharusnya tidak dianggap pelanggaran karena posisi tangan yang alami, namun wasit dan VAR tetap mempertahankan keputusan sehingga Madrid harus menelan kekalahan meski sempat unggul dua gol, selain itu ada juga keluhan dari Barcelona terkait tidak diberikannya kartu merah kepada pemain Madrid yang melakukan tekel keras terhadap Yamal di babak pertama, sehingga pasca-laga kedua kubu saling tuding soal pengaruh wasit terhadap hasil akhir, dampak dari kemenangan ini sangat besar bagi Barcelona yang kini memiliki momentum kuat menuju paruh kedua musim sementara Madrid harus segera bangkit agar tidak semakin tertinggal dalam perburuan gelar, terutama dengan jadwal berat yang menanti di kompetisi domestik serta Eropa.
Kesimpulan
Kemenangan 3-2 Barcelona atas Real Madrid dalam El Clásico Januari 2026 menjadi salah satu laga paling dramatis musim ini berkat hat-trick heroik Lewandowski yang membalikkan ketertinggalan dua gol serta menunjukkan ketangguhan mental skuad Blaugrana di bawah tekanan besar, meski hasil ini dibayangi kontroversi wasit yang membuat kedua kubu tidak puas sepenuhnya, pertandingan ini membuktikan bahwa Clásico tetap menjadi ajang di mana segalanya bisa terjadi dan kualitas individu serta semangat tim bisa mengubah segalanya dalam waktu singkat, sehingga Barcelona kini semakin diunggulkan sebagai kandidat juara sementara Real Madrid harus segera menemukan solusi untuk mengembalikan konsistensi mereka di sisa musim yang masih panjang.





