Alasan AS Roma Berhenti Ngejar Jadon Sancho.Bursa transfer musim panas 2025 kembali memanas dengan kabar mengejutkan dari AS Roma, yang memutuskan untuk mengakhiri perburuan mereka terhadap bintang Manchester United, Jadon Sancho. Kabar ini mencuri perhatian setelah berminggu-minggu negosiasi intens antara Roma dan United, yang sempat berada di ambang kesepakatan. Pada 18 Agustus 2025, kabar bahwa Sancho menolak tawaran Roma menjadi puncak drama transfer ini, membuat klub ibu kota Italia itu mengalihkan fokus ke target lain. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, terutama karena Roma awalnya sangat antusias untuk mendatangkan winger berusia 25 tahun tersebut. Apa yang membuat Roma mundur, dan ke mana arah karier Sancho selanjutnya? BERITA LAINNYA
Apa Itu AS Roma
AS Roma, atau Associazione Sportiva Roma, adalah klub sepak bola profesional yang berbasis di Roma, Italia, didirikan pada 1927. Berlaga di Serie A, Roma dikenal sebagai salah satu klub papan atas Italia dengan tiga gelar liga dan sembilan trofi Coppa Italia. Dikenal dengan julukan I Giallorossi (Kuning-Merah), Roma memiliki basis penggemar yang fanatik dan sejarah panjang menghasilkan pemain bintang seperti Francesco Totti dan Daniele De Rossi. Di bawah pelatih baru, Ivan Juric, yang menggantikan Claudio Ranieri pada musim panas 2025, Roma tengah membangun skuad kompetitif untuk bersaing di Serie A dan Liga Europa. Transfer musim panas ini menjadi fokus besar, dengan Roma berusaha memperkuat lini serang mereka setelah kehilangan beberapa pemain kunci, membuat nama Jadon Sancho sempat jadi prioritas utama.
Kenapa Mereka Berhenti Mengejar Jadon Sancho: Alasan AS Roma Berhenti Ngejar Jadon Sancho
AS Roma awalnya sangat agresif dalam mengejar Jadon Sancho, dengan tawaran pinjaman plus kewajiban membeli senilai sekitar 23 juta euro, serta negosiasi langsung dengan Manchester United untuk transfer permanen sebesar 20 juta poundsterling. Namun, beberapa faktor membuat Roma mengurungkan niat mereka. Pertama, Sancho secara tegas menolak tawaran Roma, menunjukkan bahwa ia tidak yakin dengan proyek klub tersebut, terutama setelah musim 2024/2025 yang mengecewakan bagi Roma di Serie A. Kedua, kendala finansial menjadi penghalang. Gaji Sancho yang tinggi, ditambah biaya transfer dan bonus, dianggap terlalu berisiko bagi Roma yang tengah menyeimbangkan keuangan untuk mematuhi aturan Financial Fair Play. Ketiga, Roma mulai beralih ke target lain yang lebih realistis, seperti penyerang muda dari akademi lokal dan pemain pinjaman dari klub lain, yang dinilai lebih sesuai dengan visi jangka panjang Juric. Terakhir, sikap Sancho yang terkesan menunggu tawaran dari klub seperti Juventus atau Inter Milan membuat Roma merasa negosiasi tidak lagi produktif, mendorong mereka untuk menghentikan perburuan.
Jadi, Jadon Sancho Kemungkinan Akan Masuk Tim Apa?
Dengan berakhirnya negosiasi dengan Roma, masa depan Jadon Sancho kini menjadi tanda tanya besar. Manchester United tampaknya lebih memilih transfer permanen untuk winger asal Inggris ini, mengingat ia tidak masuk dalam rencana utama pelatih Ruben Amorim untuk musim 2025/2026. Juventus tetap menjadi kandidat terkuat, meski mereka masih ragu karena masalah keuangan dan kebutuhan untuk menjual pemain seperti Federico Chiesa terlebih dahulu. Inter Milan juga disebut-sebut sebagai opsi, dengan minat awal dari pelatih Simone Inzaghi yang mengagumi fleksibilitas Sancho sebagai winger atau gelandang serang. Selain itu, klub-klub dari Turki, seperti Besiktas, dan beberapa tim dari Arab Saudi telah menunjukkan minat, meski Sancho dilaporkan menolak opsi tersebut demi tetap bermain di Eropa. Ada pula kemungkinan kecil Sancho bertahan di United, terutama jika Amorim memutuskan untuk memberinya kesempatan kedua di bawah sistem taktikalnya yang baru. Namun, dengan kontraknya yang berjalan hingga 2026, United kemungkinan akan mendorong transfer permanen sebelum bursa ditutup pada 2 September 2025.
Kesimpulan: Alasan AS Roma Berhenti Ngejar Jadon Sancho
Keputusan AS Roma untuk berhenti mengejar Jadon Sancho menandai akhir dari saga transfer yang penuh drama di musim panas 2025. Penolakan Sancho, kendala finansial, dan perubahan prioritas klub menjadi alasan utama Roma mengalihkan fokus ke target lain. Meski gagal mendatangkan winger berbakat ini, Roma tetap menunjukkan ambisi untuk membangun skuad kompetitif di bawah Ivan Juric. Sementara itu, masa depan Sancho kini bergantung pada keputusannya sendiri, dengan Juventus dan Inter sebagai destinasi potensial, meski opsi luar Eropa masih terbuka. Situasi ini sekali lagi membuktikan bahwa bursa transfer penuh dengan ketidakpastian, dan keputusan pemain sering kali menjadi faktor penentu. Bagi Roma, langkah ini mungkin menjadi berkah terselubung untuk fokus pada talenta yang lebih selaras dengan visi klub, sementara Sancho harus segera menentukan langkah berikutnya untuk menghidupkan kembali kariernya.