Juventus Putar Balik Untuk mengejar Kolo Muani. Juventus tiba-tiba kembali memasukkan nama Randal Kolo Muani ke dalam daftar target utama mereka menjelang akhir jendela transfer Januari 2026. Striker Prancis berusia 27 tahun yang kini membela Paris Saint-Germain sempat dianggap sudah menutup pintu kepindahan ke Turin setelah negosiasi musim panas lalu gagal total. Namun, performa lini depan Juventus yang kurang meyakinkan di paruh pertama musim membuat manajemen berpikir ulang. Dengan hanya beberapa hari tersisa sebelum bursa tutup, Juve dikabarkan siap melakukan langkah agresif untuk membawa Kolo Muani ke Allianz Stadium. Apakah ini keputusan tepat waktu atau terlambat? REVIEW FILM
Situasi Kolo Muani di PSG dan Alasan Ingin Pindah: Juventus Putar Balik Untuk mengejar Kolo Muani
Kolo Muani datang ke PSG dengan label besar setelah tampil impresif di Eintracht Frankfurt dan Timnas Prancis. Namun, adaptasinya di Paris tidak berjalan mulus. Ia sering jadi cadangan atau dipasang di posisi yang kurang ideal, dengan total gol di liga domestik masih di bawah ekspektasi. Pelatih Luis Enrique lebih sering memilih opsi lain di lini depan, membuat Kolo Muani hanya bermain sekitar 1.200 menit musim ini di semua kompetisi. Situasi ini membuatnya frustrasi karena ia ingin menjaga ritme dan menit bermain menjelang Piala Dunia berikutnya.
Di sisi lain, Kolo Muani tetap punya nilai jual tinggi berkat kecepatan, kekuatan fisik, dan kemampuan mencetak gol di berbagai posisi depan. Ia juga punya pengalaman kompetisi Eropa yang solid. PSG sendiri tidak menutup pintu penjualan jika tawaran memadai datang, terutama karena mereka sedang mengatur keuangan untuk memenuhi aturan fair play. Juventus melihat peluang ini sebagai momen tepat: pemain yang sudah terbiasa dengan tekanan besar, punya mental juara, dan bisa langsung jadi penyerang utama tanpa perlu adaptasi panjang.
Mengapa Juventus Kembali Mengejar Setelah Sebelumnya Mundur: Juventus Putar Balik Untuk mengejar Kolo Muani
Musim panas lalu Juventus memang sempat mendekati Kolo Muani, tapi negosiasi mandek karena PSG menuntut nilai transfer di atas 70 juta euro plus bonus. Saat itu Juve memilih mundur dan fokus mendatangkan striker lain yang lebih murah. Namun, setelah beberapa bulan, lini serang Juve terlihat kurang produktif. Gol dari penyerang utama masih terbatas, dan tim sering kesulitan membongkar pertahanan rapat di laga-laga besar. Kekalahan dan hasil imbang yang tidak perlu membuat posisi di klasemen Serie A terancam tergelincir dari zona Liga Champions.
Manajemen Juve kini berpikir bahwa Kolo Muani bisa jadi perbedaan besar. Ia punya profil yang cocok dengan gaya permainan cepat dan transisi tinggi yang diterapkan pelatih saat ini. Selain itu, Juventus punya dana lebih longgar di jendela Januari berkat penjualan beberapa pemain cadangan dan masuknya sponsor baru. Mereka siap menawarkan paket pinjaman dengan kewajiban beli atau transfer permanen langsung dengan nilai sekitar 55-60 juta euro, plus bonus performa. Langkah ini juga didukung agen Kolo Muani yang tetap membuka komunikasi dengan klub Italia tersebut.
Tantangan dan Realitas Transfer di Sisa Waktu
Meski ada kemauan dari kedua belah pihak, transfer ini tetap penuh rintangan. PSG tidak ingin melepas pemain kunci di tengah musim kecuali tawaran benar-benar menguntungkan. Mereka juga punya opsi lain yang bisa mengisi kekosongan jika Kolo Muani pergi. Di sisi Juventus, waktu sangat terbatas—hanya beberapa hari lagi sebelum bursa tutup. Negosiasi harus berjalan cepat, dan persetujuan pribadi pemain harus segera didapat.
Ada juga risiko cedera atau penurunan performa jika transfer gagal di menit akhir. Juventus sudah punya opsi cadangan lain, tapi Kolo Muani dianggap prioritas karena potensi dampak langsungnya. Jika berhasil, ia bisa langsung debut di akhir pekan mendatang dan membantu tim memperbaiki catatan gol. Jika gagal, Juve mungkin harus puas dengan skuad saat ini sampai musim panas.
Kesimpulan
Juventus memutuskan putar balik mengejar Randal Kolo Muani bukan tanpa alasan—mereka butuh penyerang berkualitas untuk menjaga ambisi finis di empat besar Serie A dan bersaing di kompetisi Eropa. Striker Prancis ini punya semua atribut yang dibutuhkan: kecepatan, kekuatan, dan naluri gol yang bisa langsung meningkatkan daya serang tim. Meski waktu semakin sempit dan negosiasi rumit, kemauan dari kedua klub serta keinginan pribadi pemain membuka peluang nyata. Jika transfer ini terwujud, bisa jadi salah satu langkah paling signifikan di bursa Januari. Bagi Juventus, ini kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka serius memburu trofi lagi. Kini semua tergantung seberapa cepat kesepakatan bisa dicapai sebelum jendela tutup.





