Peforma Hebat Matheus Cunha di Man United. Manchester United membuka musim Premier League 2025/2026 dengan semangat baru, dan Matheus Cunha menjadi pusat perhatian berkat performa gemilangnya. Penyerang asal Brasil, yang didatangkan dari Wolverhampton Wanderers dengan biaya £60 juta, langsung mencuri sorotan dengan kontribusi luar biasa di laga-laga awal. Dalam kemenangan 3-1 atas Newcastle pada pekan pembuka, Cunha mencetak dua gol dan satu assist, mengukuhkan dirinya sebagai bintang baru Old Trafford. Di bawah asuhan Ruben Amorim, United tampak menemukan ritme, dan Cunha menjadi kunci di lini serang, membawa harapan bagi fans yang merindukan kejayaan klub. BERITA LAINNYA
Kedatangan Cunha adalah bagian dari upaya United untuk memperbaiki performa musim lalu yang mengecewakan. Dengan kepergian pemain seperti Alejandro Garnacho dan Antony, Amorim membutuhkan penyerang serba bisa yang bisa mengubah dinamika tim. Cunha, dengan kecepatan, kreativitas, dan naluri golnya, tampil sebagai solusi ideal. Dengan musim yang baru dimulai, performa awalnya memicu optimisme bahwa United akhirnya menemukan penyerang yang bisa membawa mereka kembali bersaing di papan atas.
Siapa Itu Matheus Cunha
Matheus Cunha adalah penyerang berusia 26 tahun asal Brasil, lahir pada 27 Mei 1999 di João Pessoa. Ia bergabung dengan Manchester United dari Wolverhampton pada musim panas 2025 setelah tampil impresif dengan 14 gol dan 8 assist dalam 36 laga Premier League musim 2024/2025. Kariernya dimulai di FC Sion, Swiss, sebelum pindah ke RB Leipzig dan Atlético Madrid, di mana ia memenangkan La Liga 2020/2021. Dengan tinggi 1,84 meter, Cunha dikenal sebagai penyerang lincah yang mampu bermain sebagai striker utama, winger, atau second striker. Hingga Agustus 2025, ia telah mencatatkan 3 gol dan 2 assist dalam 4 laga untuk United. Di level internasional, Cunha memiliki 11 caps untuk Brasil, meski masih bersaing dengan nama seperti Vinicius Junior untuk tempat di timnas.
Apa Performa Gemilangnya di Manchester United
Performa Cunha di awal musim 2025/2026 benar-benar memukau. Dalam laga pembuka melawan Newcastle, ia mencetak dua gol—satu lewat tendangan jarak jauh dan satu dari tap-in cerdas—serta memberikan assist untuk gol Mason Mount. Statistiknya menunjukkan rata-rata 2,3 dribel sukses dan 1,7 umpan kunci per laga, menempatkannya sebagai salah satu penyerang paling produktif di Premier League sejauh ini. Ia juga menonjol dalam pressing, memenangkan 7 dari 10 duel melawan Newcastle, sesuai dengan taktik agresif Ruben Amorim dalam formasi 4-2-3-1. Selain itu, Cunha tampil apik dalam kemenangan 4-0 atas Everton, menciptakan peluang krusial untuk Benjamin Sesko. Kerja samanya dengan Mount dan Bruno Fernandes mulai membentuk trio serangan yang menjanjikan, memberikan United ancaman baru di lini depan.
Apakah Dia Bisa Menjadi Mesin Gol di Manchester United Kedepannya
Potensi Cunha untuk menjadi mesin gol Manchester United sangat besar, tetapi ada beberapa faktor yang akan menentukan keberhasilannya. Dengan usia 26 tahun, ia berada di puncak karier dan memiliki pengalaman di liga top Eropa, yang membuatnya siap menghadapi tekanan di Old Trafford. Naluri golnya terbukti di Wolves, dan adaptasi cepatnya di United menunjukkan bahwa ia mampu menyesuaikan diri dengan intensitas Premier League. Namun, tantangan utama adalah konsistensi di laga-laga besar, seperti melawan Arsenal atau Manchester City, di mana United sering kesulitan musim lalu. Dengan dukungan Amorim dan servis dari pemain seperti Fernandes, Cunha berpeluang mencetak 20+ gol musim ini, terutama jika ia terus bermain sebagai ujung tombak utama. Risiko cedera dan persaingan dengan Sesko menjadi hal yang perlu diperhatikan, tetapi dengan kebugaran terjaga, Cunha bisa menjadi penerus tradisi penyerang hebat United seperti Wayne Rooney.
Kesimpulan: Peforma Hebat Matheus Cunha di Man United
Performa hebat Matheus Cunha di awal musim 2025/2026 telah mengukuhkannya sebagai salah satu pembelian terbaik Manchester United dalam beberapa tahun terakhir. Dengan gol, assist, dan energi yang ia bawa, Cunha menjadi katalis di lini serang United, membantu tim menemukan kembali identitas menyerang mereka di bawah Ruben Amorim. Potensinya untuk menjadi mesin gol sangat menjanjikan, terutama dengan gaya bermain yang cocok dengan taktik tim dan dukungan dari rekan setim. Meski tantangan seperti konsistensi dan laga-laga besar masih menanti, start gemilang Cunha memberikan harapan besar bagi United untuk kembali bersaing di papan atas. Jika ia mampu mempertahankan performa ini, Cunha bisa menjadi simbol kebangkitan Setan Merah di musim yang kompetitif ini.