Pemain MU Yang Akan Absen di Laga Arsenal. Laga tandang ke markas pemuncak klasemen Arsenal selalu sulit, apalagi dengan kondisi skuad yang belum sepenuhnya fit. United datang dengan momentum positif setelah mengalahkan rival sekota, tapi absennya beberapa nama utama membuat tim harus beradaptasi. Matthijs de Ligt dan Joshua Zirkzee menjadi dua pemain yang paling dipastikan tidak bisa bermain. De Ligt masih absen karena masalah punggung yang sudah berlangsung lama, sementara Zirkzee mengalami isu otot. Tidak ada suspensi untuk laga ini, meski Shea Lacey baru saja menyelesaikan hukuman satu pertandingan dari kartu merah sebelumnya dan sudah kembali tersedia. Situasi ini memaksa Carrick menyesuaikan formasi, terutama di pertahanan dan serangan. REVIEW FILM
Absennya Matthijs de Ligt dan Dampak di Lini Belakang: Pemain MU Yang Akan Absen di Laga Arsenal
Matthijs de Ligt menjadi absen paling signifikan di lini belakang. Bek tengah Belanda ini sudah melewatkan sekitar sepuluh pertandingan terakhir karena cedera punggung. Ia tidak ikut latihan tim utama dalam beberapa sesi terbaru dan diprediksi baru kembali pada Februari. Kehadirannya sangat dirindukan karena kemampuan duel udara dan distribusi bola dari belakang. Tanpa de Ligt, United harus mengandalkan kombinasi Harry Maguire dan Lisandro Martinez di pusat pertahanan, dengan opsi Luke Shaw atau Noussair Mazraoui yang baru kembali dari tugas internasional. Mazraoui sudah bergabung lagi setelah kalah di final Piala Afrika bersama Maroko, sehingga bisa menjadi penguatan di sisi kanan. Namun, absennya de Ligt berarti United kehilangan keseimbangan defensif, terutama menghadapi serangan cepat Arsenal yang sering memanfaatkan bola mati dan transisi.
Joshua Zirkzee dan Kekurangan di Lini Depan: Pemain MU Yang Akan Absen di Laga Arsenal
Joshua Zirkzee juga dipastikan absen karena masalah otot. Penyerang Belanda ini tidak ikut latihan dan melewatkan laga derby sebelumnya. Ia sempat terlihat di tribun saat kemenangan atas City, tapi pemulihannya masih memakan waktu hingga akhir Januari atau awal Februari. Zirkzee menjadi opsi penting di lini depan karena kemampuannya menahan bola dan menciptakan ruang bagi rekan. Tanpa dia, United harus mengandalkan Benjamin Sesko atau striker lain yang lebih langsung. Ini bisa memengaruhi variasi serangan, terutama jika tim butuh penguasaan bola di tengah tekanan Arsenal. Cedera Zirkzee menambah daftar panjang masalah di posisi penyerang, membuat Carrick harus kreatif dalam pemilihan starting XI.
Pemain Lain yang Tersedia dan Strategi Adaptasi
Meski ada absen krusial, United punya kabar baik di beberapa posisi. Noussair Mazraoui sudah kembali dan siap bermain, memberikan opsi di bek kanan atau wing back. Kobbie Mainoo dan Bruno Fernandes tetap menjadi tulang punggung lini tengah, dengan Casemiro yang masih andal meski usianya bertambah. Shea Lacey, yang sempat diskors satu laga, kini tersedia lagi dan bisa menjadi wildcard di lini serang. Tidak ada suspensi lain, sehingga skuad relatif lengkap di area lain. Carrick kemungkinan akan memilih formasi 4-2-3-1 dengan penekanan pada transisi cepat untuk memanfaatkan kelemahan Arsenal di bola mati. Prediksi lineup termasuk Lammens di gawang, Dalot, Maguire, Martinez, Shaw di belakang, Casemiro dan Mainoo di tengah, serta Amad, Fernandes, dan opsi sayap lain di depan. Adaptasi ini krusial untuk menjaga peluang meraih poin di kandang lawan kuat.
Kesimpulan
Manchester United menghadapi Arsenal tanpa dua pemain penting, Matthijs de Ligt dan Joshua Zirkzee, yang absen karena cedera punggung dan otot. Kehilangan ini terasa di lini belakang dan depan, tapi tim punya opsi pengganti seperti Mazraoui yang kembali dan Lacey yang tersedia lagi. Laga ini menjadi tes berat bagi Michael Carrick dalam mengelola skuad terbatas melawan pemuncak klasemen. Dengan momentum dari kemenangan derby, United tetap punya peluang mencuri poin jika bisa memanfaatkan kekuatan kolektif dan strategi cerdas. Pendukung berharap tim tampil habis-habisan di Emirates, meski tanpa beberapa nama kunci—bukti bahwa semangat tim bisa mengatasi keterbatasan personel.





